Jenis Jenis Pigmentasi Kulit – Hipopigmentasi dan Hiperpigmentasi

Jenis Jenis Pigmentasi Kulit – Hipopigmentasi dan Hiperpigmentasi

Jenis jenis pigmentasi kulit secara umum ada 2 yakni hipopigmentasi dan hiperpigmentasi. Hipopigmentasi adalah kondisi pada kulit yang mengalami kekurangan pigmen melanin, sedangkan hiperpigmentasi adalah kondisi kulit yang mengalami kelebihan pigmen melanin. Apa itu pigmen dan apa itu melanin? Yuk simak penjelasan penulis di citybuildingcontests.net berikut ini.

Pengertian Pigmen dan Melanin pada Kulit

Pigmen (pigment) adalah zat warna tubuh, baik itu tubuh manusia, hewan ataupun tumbuhan. Definisi pigmen tersebut adalah berdasarkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Pengertian pigmentasi adalah proses naik dan turunnya kadar pigmen dalam tubuh. Tak jarang, wanita Indonesia menggunakan masker wajah alami untuk menurunkan kadar melanin dalam tubuh sehingga kulit menjadi terlihat lebih putih.

Jenis Jenis Pigmentasi Kulit, Penyebab Pigmentasi Kulit, Pigmentasi Kulit Adalah, Ciri Ciri Kulit Wajah Pigmentasi, Kelainan Pigmentasi Kulit, Pigmentasi Adalah, Kelainan Kulit Wajah, Jenis Jenis Pigmentasi Kulit, Macam-macam Hiperpigmentasi,

Penyebab Pigmentasi Kulit

Melanin adalah pigmen yang bertanggungjawab terhadap warna kulit. Gelap terangnya warna kulit seseorang ditentukan oleh kadar melanin yang terdapat pada tubuhnya. Semakin tinggi kadar melanin, maka semakin gelap warna kulit seseorang. Dengan kata lain Penyebab Pigmentasi Kulit adalah kadar melanin. Pigmentasi bisa terjadi secara alami (sinar matahari) atau karena penggunaan bahan kimia seperti kosmetik. Oleh karenanya bisa dikatakan kelainan jika berbeda dengan kondisi normal. Lihat penjelasan secara medis dalam video berikut.

Jenis Jenis Pigmentasi Kulit yang Perlu Anda Ketahui

Hiperpigmentasi

Hiperpigmentasi adalah suatu kondisi pada kulit yang disebabkan oleh peningkatan melanin, zat dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk pewarnaan kulit (pigmen). Pigmen adalah pewarna kulit seseorang. Ketika seseorang sehat, warna kulit nya akan tampak normal. Dalam kasus penyakit atau cedera, kulit seseorang dapat berubah warna, menjadi lebih gelap (hiperpigmentasi) atau lebih terang (hipopigmentasi).

Pada kondisi tertentu, seperti kehamilan atau penyakit Addison (penurunan fungsi kelenjar adrenal), dapat menyebabkan produksi yang lebih besar dari melanin dan terjadilah suatu hiperpigmentasi. Paparan sinar matahari merupakan penyebab utama dari hiperpigmentasi, dan akan menggelapkan daerah yang terkena sinar matahari.

Hiperpigmentasi juga dapat disebabkan oleh berbagai obat, termasuk beberapa antibiotik, obat antiaritmia (obat untuk irama jantung yang tidak normal), dan obat antimalaria. Berikut adalah Macam-macam Hiperpigmentasi yang umum dijumpai.

Melasma

Melasma adalah contoh dari kondisi hiperpigmentasi (juga dikenal sebagai chloasma), berupa  dengan bercak cokelat atau hitam, paling sering pada wajah. Melasma bisa terjadi pada wanita hamil dan sering disebut “topeng kehamilan;” Namun, pria juga dapat terkena kondisi ini. Melasma kadang-kadang hilang setelah kehamilan. Melasma juga dapat diobati dengan krim resep tertentu (seperti krim hidrokuinon).

Jika Anda memiliki melasma, coba untuk membatasi paparan matahari ketika siang hari. Memakai topi bertepi lebar, payung, dan menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi setiap saat, karena sinar matahari akan memperburuk kondisi melasma. Tabir surya yang mengandung pemblokir fisik zinc oxide atau titanium dioksida juga membantu dalam menghalangi sinar UVA siang hari, yang membuat hiperpigmentasi semakin buruk. Lihat video cara menghilangkan melasma berikut.

Kulit Gelap Selama Kehamilan

Hal ini sangat umum terjadi pada wanita hamil yang mengalami munculnya bercak kulit yang lebih gelap pada wajah atau tubuh. Hal ini sering disebut sebagai “topeng kehamilan” (semacam nama menyeramkan, bukan?).

Namun, sebutan ilmiahnya adalah chloasma, alias melasmagravidarum. Ada komponen genetik untuk kondisi tersebut, dan itu lebih umum terjadi pada wanita yang berkulit lebih gelap dibandingkan dengan wanita dengan kulit yang lebih terang. Selanjutnya, noda pigmentasi dapat menjadi lebih jelas dalam setiap kehamilan.

Sebagian besar periode perubahan hormonal ini akan menghilang beberapa bulan setelah melahirkan. Namun, untuk beberapa wanita, peningkatan pigmentasi nya tidak pudar. Jika Anda mengalami masalah ini, pertimbangkanlah untuk menggunakan krim pemutih.
Anda dapat melindungi diri dari hiperpigmentasi dengan menerapkan SPF, setiap keluar dan berada dibawah sinar matahari, serta menggunakan pemrsih dan lotion yang lembut.

Penyakit Addison

Gangguan ini terjadi ketika tubuh Anda tidak memproduksi hormon tertentu dalam jumlah yang mencukupi. Kelenjar adrenal tidak menghasilkan cukup kortisol dan aldosteron. Penyakit Addison terjadi pada laki-laki dan perempuan, dan pada orang dari segala usia.

Sebenarnya penyakit ini dapat mengancam jiwa, jadi jika Anda menduga Anda menderita kondisi tersebut, segera berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan dengan dokter Anda. Perawatan termasuk terapi hormon.

Video Cara mencegah hiperpigmentasi

Berikut adalah penjelasan dalam bentuk video. Silakan disimak

Hipopigmentasi dan Kulit

Jenis jenis pigmentasi kulit yang lainnya adalah hipopigmentasi. Hipopigmentasi adalah hasil dari pengurangan produksi melanin. Contoh hipopigmentasi meliputi:

Vitiligo

Vitiligo adalah suatu bercak halus berwarna putih pada kulit yang timbul akibat kekurangan melanin. Pada beberapa orang, pola ini dapat muncul di seluruh tubuh. Ini adalah gangguan autoimun di mana sel-sel penghasil pigmen menjadi rusak. Tidak ada obat untuk vitiligo, tetapi ada beberapa perawatan, termasuk kosmetik untuk menutupi kondisi vitiligo, krim kortikosteroid, atau perawatan sinar ultraviolet.

Albinisme

Albinisme adalah penyakit keturunan yang jarang disebabkan oleh tidak adanya enzim yang memproduksi melanin. Hal ini menyebabkan pigmentasi di kulit, rambut, dan mata yang tidak lengkap. Albino memiliki gen abnormal yang membatasi tubuh memproduksi melanin. Tidak ada obat untuk albinisme. Orang dengan albinisme harus menggunakan tabir surya setiap saat karena mereka jauh lebih mungkin untuk mendapatkan kerusakan kulit akibat sinar matahari dan kanker kulit. Gangguan ini dapat terjadi dalam ras apapun, tetapi yang paling umum terjadi pada ras kulit putih.

Pigmentasi yang rusak sebagai akibat dari kerusakan kulit

Jika Anda sudah memiliki infeksi kulit, lecet, luka bakar, atau trauma lain untuk kulit Anda, Anda mungkin memiliki kondisi hilangnya pigmentasi di daerah yang terkena. Seringkali kondisi ini tidak permanen (dapat pulih), tapi mungkin diperlukan waktu lama untuk mengembalikan pigmen. Kosmetik dapat digunakan untuk menutupi daerah yang terkena sementara tubuh meregenerasi pigmen. Jenis jenis pigmentasi kulit di atas penting untuk diketahui sehingga bisa melalukan pengobatan dan perawatan yang benar.

Metode untuk mengatasi hipopigmentasi

Lihat penjelasan metodenya berikut ini.

Cara Perawatan Pigmentasi Kulit

Kondisi kulit Anda tidak harus menjadi sumber ketidaknyamanan atau malu! Anda layak untuk memiliki kulit impian Anda! Jika Anda tidak yakin tentang masalah dermatologis, pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter Anda.

Cara menyembuhkan pigmentasi kulit dapat dilakukan dengan mengatur kadar melanin yang dihasilkan oleh tubuh. Dengan menekan jumlah melanin, maka penghitaman kulit dapat diturunkan. Di dunia kecantikan, wanita cenderung menggunakan produk kosmetik. Namun demikian, penting untuk menghindari kosmetik yang mengandung berbahaya seperti hidrokuinon dan merkuri.

Cara menyembuhkan pigmentasi kulit

Jika anda  menginginkan perawatan kulit lainnya yang bekerja langsung dari dalam tubuh kini telah hadir untuk anda suplemen kulit gluta panacea. Produk kecantikan ini sudah banyak beredar dipasaran dan untuk membedakan atara panacea asli dan palsu bisa dilihat di hologram yang terdapat pada box gluta panacea.

Semoga artikel tentang Jenis jenis pigmentasi kulit ini bermanfaat buat anda.

Referensi:
https://jean16.weebly.com/blog/4-macam-kelainan-pigmentasi-kulit

 

Jenis Jenis Pigmentasi Kulit – Hipopigmentasi dan Hiperpigmentasi
5 (100%) 21 votes

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.